Senin, 27 Februari 2012

Puisi


Bara yang Perlahan Padam
Bara itu terus saja membara
Tanpa padam sesekalipun
Tapi saat terjamah setitik embun suci
Padamlah dalam hening
Hati memang sulit dimengerti
Saat dinaungi mendung yang kalut
Tapi sangat santun dan elok
Saat dihiasi cahaya indah-Nya
Kala kalam dilantunkan
Timbul getaran kuat
Memadamkan kobaran bara
Dengan seketika lalu tiada
Jangan biarkan membara
Coba padamkanlah
Dengan selalu ingat pada-Nya
Disertai rindu dan cinta

Tidak ada komentar:

Senin, 27 Februari 2012

Puisi


Bara yang Perlahan Padam
Bara itu terus saja membara
Tanpa padam sesekalipun
Tapi saat terjamah setitik embun suci
Padamlah dalam hening
Hati memang sulit dimengerti
Saat dinaungi mendung yang kalut
Tapi sangat santun dan elok
Saat dihiasi cahaya indah-Nya
Kala kalam dilantunkan
Timbul getaran kuat
Memadamkan kobaran bara
Dengan seketika lalu tiada
Jangan biarkan membara
Coba padamkanlah
Dengan selalu ingat pada-Nya
Disertai rindu dan cinta

Tidak ada komentar: